Artikel Liputan “DOCXDES” – Seminar Foto Dokumentasi & Layout Desain

(c) apc institute

Artikel Liputan “DOCXDES” – Seminar Foto Dokumentasi & Layout Desain

Oleh Bellanissa B. Zoditama

Pada hari Sabtu, tanggal 7 Mei 2011, APC Institute mengadakan sebuah seminar fotografi yang dinamakan DOCXDES, yaitu seminar tentang foto dokumentasi dan layout desain. Dalam kesempatan kali ini, ada dua orang pembicara yaitu Galih Sedayu dan Ruli Suryono.

Mungkin sebagian orang sudah mengenal fotografi sebagai salah satu hobi, namun apakah kalian tau bahwa fotografi juga dapat dijadikan sebuah seni? Sebab mereka juga menggambarkan dengan jelas beberapa peristiwa yang ada di sekitar kita dan juga menjadi salah satu jejak sejarah.

Pada sesi pertama, Mas Galih Sedayu memperkenalkan sedikit kepada para peserta tentang sejarah foto dokumentasi di dunia serta sejarah foto dokumentasi di Indonesia sendiri. Dari mulai sejarah Fotografi yang pertama kali ditemukan oleh Louis Jacques-Mande Daguerre pada tahun 1839 di Perancis. Lalu sejarah fotografi di Indonesia sendiri yang pertama kali muncul pada tahun 1841 oleh Jurian Munich. Hingga sejarah foto dokumentasi tentang indonesia yang lengkap pertama kali dibuat oleh Walter Woodbury & James Page.

Fotografi sendiri memiliki beberapa fungsi, antara lain sebagai Pencitraan visual, Media Edukasi, Penyampaian informasi dan pesan, Sarana komunikasi serta Ajang kreatifitas. Setelah pada sesi pertama, Mas Galih memperkenalkan foto dokumentasi secara umum, pada sesi kedua ini Mas Ruli menjabarkan hasil-hasil foto dokumentasi yang kemudian dibuat layout desain untuk keperluan album, laporan maupun portfolio.

Layout Desain Foto Dokuemntasi sendiri adalah merupakan sebuah teknik menggabungkan beberapa foto ke dalam sebuah frame tertentu untuk menjelaskan tentang suatu peristiwa secara runut dan unik. Tujuannya adalah agar hasil-hasil foto dokumentasi tersebut dapat menarik orang-orang yang melihatnya sehingga dapat menyimpulkan peristiwa apa saja yang sedang terjadi. Misalnya pada kegiatan kumpul keluarga, dimana beberapa kegiatannya dikumpulkan menjadi satu frame dan membentuk beberapa cerita.

Menurut Mas Ruli, dalam membuat layout desain itu sendiri tidak memiliki teknis khusus, karena untuk menyatukan beberapa foto tersebut hanya membutuhkan sebuah nilai estetika. Jadi yang dimaksud adalah bahwa keindahan sebuah layout desain foto dapat dilihat dari bagaimana kita mengatur susunan foto-foto tersebut menjadi menarik untuk dilihat dan tidak membuat bingung orang yang melihatnya. Membuat Layout Desain foto dokumentasi memakai aplikasi sederhana yang biasa kita gunakan sehari-hari untuk mengedit foto, seperti Adobe photoshop.

Jadi untuk kalian yang ingin menggeluti dunia foto dokumentasi & ingin belajar untuk membuat layout desain hasil foto-foto tersebut, jangan ragu-ragu untuk melakukannya. Karena foto dokumentasi itu sangat menyenangkan dan hasil-hasil foto yang dibuat layout desainnya dapat dijadikan sebagai portfolio dan arsip visual untuk dipresentasikan kepada semua orang. (Bella-apc)

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: