Artikel Berita Workshop Fotografi Kompas


http://www.mahasiswa.com/index.php?aid=12888&cid=17

 

Monday, 29 November 2010
HMJ Unpad Bersama Kompas Mensosialisasikan Citizen Journalism
Senin. Karya jurnalistik ternyata tidak hanya dihasilkan oleh jurnalis profesional. Dengan hadirnya konsep citizen journalism, media massa konvensional seolah-olah memiliki “perpanjangan tangan” dalam mendapatkan informasi baru. Hal inilah yang mendorong Himpunan Mahasiswa Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi (HMJ Fikom) Unpad bekerja sama dengan Kompas Jabar menggelar “Parade Jurnalistik”.

“Kita ingin mendidik warga tentang jurnalisme. Jadi informasi tidak hanya dari para wartawan saja tapi warga-warga biasa juga, ini adalah citizen journalism. Kita menstimulus mereka supaya lebih aktif menulis, karena isi media massa sebenarnya tidak hanya disupport oleh wartawan dan pegawainya saja, tapi kita perlu juga suntkan segar dari luar,” jelas Account Executive Kompas, Fitri Listiyana.

Rangkaian acara “Parade Jurnalistik” ini diawali dengan acara “Workshop Fotografi” yang digelar di Lounge XXI Cihampelas Walk, Jln. Cihampelas No. 160 Bandung, Sabtu (27/11). Dalam acara kali ini, HMJ Fikom Unpad dan Kompas menggandeng Canon sebagai pendukung acara. Diharapkan dengan digelarnya workshop ini, masyarakat akan lebih terstimuli dengan citizen journalism, khususnya mengenai fotografi jurnalistik.

“Jadi sekarang sudah banyak yang sebenarnya bukan fotografer profesional, tapi dia bisa menangkap foto-foto luar biasa. Kalau koran kan tidak mungkin selalu menyediakan wartawan dan fotografer dimana-mana. Nah, kita mau melatih warga juga supaya lebih peka membidik momen-momen yang menarik. Jadi istilahnya, kita punya perpanjangan tangan dimana-mana kalau semua orang sudah jago foto,” jelas Fitri, yang akrab dipanggil Fifi.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Pelaksana gelaran tersebut, Diana Siti Rahmawati. “Dengan tema ‘enlightenment’, kami ingin memberikan pencerahan ke masyarakat bahwa jurnalistik itu semata-mata tidak hanya dilakukan oleh wartawan, melainkan dapat dilakukan oleh masyarakat luas,” ungkapnya.

Bertindak sebagai pembicara dalam “Workshop Fotografi” ini adalah pengelola Air Photography Communications, Galih Sedayu yang membahas mengenai sejarah, manfaat, dan aplikasi teknik fotografi, serta Jurnalis Foto Senior Kompas, Julian Sihombing yang membahas mengenai foto jurnalistik.

Pada sesi selanjutnya, peserta diharuskan memburu foto jurnalistik di wilayah Cihampelas Walk dan Jalan Cihampelas. “Jadi peserta itu bisa mempraktikan ilmu-ilmu yang sudah dia dapatkan dari seminar. Setelah hunting foto-fotonya dikumpulkan, nanti dipilih delapan foto terbaik untuk di muat dimuat di Selasar Foto Kompas,” jelas Fifi.

Workshop ini diikuti oleh oleh 67 peserta dari berbagai kalangan usia. Peserta pun tidak dibatasi untuk warga Bandung saja. Peserta bahkan peserta ada yang berasal dari Bandar Lampung, Majalengka, Indramayu, dan Cirebon.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: