Artikel Jumpa Pers Pos Indonesia Photo Contest 2010 (Pikiran Rakyat)

http://www.pikiran-rakyat.com/node/129872

1.200 Daerah Perbatasan Perlu Kantor Pos

Kamis, 16/12/2010 – 07:48

BANDUNG (PRLM).- Sebanyak 1.200 lokasi di wilayah perbatasan memerlukan keberadaan kantor pos. Selain berfungsi sebagai akses informasi dan komunikasi, keberadaan kantor pos juga dimaksudkan sebagai tanda kedaulatan Indonesia di kawasan yang rawan “dicaplok” negara tetangga.

“Beberapa waktu lalu bersama Kementerian Kominfo, kami melakukan pendataan di kawasan perbatasan. Dan jumlah kebutuhan yang memerlukan jaringan komunikasi dan informasi ada 1200,” ujar Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis Posindo, Setyo Riyanto.

Menurut Setyo sejauh ini Pemerintah belum memastikan berapa jaringan yang akan dibangun Pemerintah dari jumlah tersebut. Namun yang jelas PT Pos siap untuk memberikan pelayanan di daerah-daerah tersebut, sekalipun secara bisnis kemungkinan besar tidak akan menguntungkan.

“Ini merupakan komitmen kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bicara rugi, tanpa tambahan kantor pos perbatasanpun, saat ini ada 2.330 kantor dari total 3.740 kantor pos di seluruh Indonesia yang kondisinya terus merugi. Tapi kami tetap beroperasi,” katanya.

Menyinggung PSO (public service obligation) yang diberikan Pemerintah, sebagai kompensasi dari keharusan melayani kepentingan masyarakat, Setyo mengatakan sejuah ini jumlahnya belum sesuai dengan beban yang harus ditanggung PT Pos.

Tahun 2009 misalnya, berdasarkan audit BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) kantor-kantor pos yang dikategorikan mendapat PSO seharusnya mendapatkan Rp 255 miliar. Namun yang disalurkan Pemerintah hanya Rp 125 miliar.“Jadi bisa dikatakan dalam kondisi yang belum benar-benar untungpun, PT Pos sudah mampu memberikan subsidi kepada pemerintah,” katanya.

Berkaitan dengan bisnis surat, Setyo mengakui dengan berkembangnya teknologi, pengiriman surat perorangan terus menurun. Namun untuk pasar korporat, pengiriman surat justru mengalami peningkatan.Karena itulah tahun ini pihak Pos berani melakukan investasi Rp 21 miliar untuk membeli mesin admail (mesin yang bisa mencetak, melipat, dan mensortir secara otomatis).

“Produktivitas mesin ini bisa mencapai 10.000 surat per jam. Sehingga kami bisa meningkatkan pelayanan kepada konsumen korporat, yang biasanya mengirim ratusan ribu surat tapi harus sampai di tempat tujuan tak lebih dari 3 hari,” katanya.

Berkaitan dengan Pos Indonesia Photo Contest 2010, Setyo mengatakan hal tersebut yang ketiga kalinya diselenggarakan mereka. Lomba tersebut terbuka untuk umum. “Melalui visualisasi foto itu kami mengharapkan adanya input dari masyarakat tentang pelayanan kami,” katanya. (A-135/kur)***

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: